HP Baru, yup Samsung Galaxy mini…. Genap 1 bulan.
Sudah lama saya berencana membeli pengganti si symbian N70 yang mulai aus dan susah diajak kompromi mulai dari keypad yang mulai pudar, lemot sampai layar LCD yg statusnya sering koma.
Dengan budged yang terbatas (sekitar 1,5 juta-an), saya menginginkan HP dengan spec yang lengkap. Pilihan saya tujukan pada si mini setelah mendapat beberapa masukan.
Meski murah, fiturnya tak kalah canggih. Bahkan, sistem operasi yang digunakan sudah Android 2.2 Froyo dan didukung prosesor berkecepatan 600 MHz. Smartphone mini dengan layar sentuh berukuran 3,14 inci ini menyediakan memori internal 160 MB, kamera 3 megapiksel, radio FM, bluetooth, GPS, konektivitas 3G yang sudah mendukung HSDPA, slot microSD berkapasitas hingga 32 GB, dan Wi-Fi.
Awalnya saya langsung mengeluh karena si mini begitu susah saya fahami. Untuk membuka lock saja saya kebingungan dan harus kembali lagi ke seller (hehe… takut salah pencet n jd rusak). Akhirnya saya putuskan memakai hp lama dan membeli simcard baru untuk sekedar belajar menjelajah si mini..
Wallpaper
Layar wallpaper unik, bisa di setting lebih dari 1 slide tp lemahnya saat kita men-setting lebih dari 1 slide pict wallpapernya ikut terbagi sebanyak setting slide yang kita tampilkan.
SMS
Pengaman pertama sms pake touchscreen plus qwerty. Tampilan si mini yg bisa rotasi vertikal ke horizontal ternyata memudahkan pemula. Sebagai pemula untuk membiasakan dengan keypad masa kini si mini, saya menggunakan mode horizontal. Dengan modelandscape jarak antar huruf lebih renggang jd mengurangi kesalahan pengetikan. Setelah terbiasa dengan mode horizontal saya mencoba mode vertikal, ternyata tidak sulit. Bahkan, sekarang saya mulai terbiasa ber-sms ria sambil nyetir motor (*jangan ditiru…)
Call
Seperti HP Samsung lainnya, Si mini memiliki efektifitas suara yang jernih. Pada saat kita memilih nomor dari phonebook ada pilihan, apakah kita mau call atau sms. Untuk call tinggal kita sentuh pilihan call dan tersambung. Uniknya pada saat si mini menempel di telinga,lampu layar otomatis mati, tp begitu kita ingin mengakhiri panggilan begitu si mini kita lepas (tidak menempel lagi) layar nyala dan tinggal sentuh tombol “akhir”
Akses internet
Bagian ini yang sering membuat saya jengkel. Akses internet sering problem loading. Yang jelas bukan disebabkan operator seluler yg saya pakai, karena sebelumnya telah teruji di hp jadul saya. Mungkin ada yang mempunyai solusi?
Kamera
Beberapa kelamahan si mini adalah resolusi layar rendah , kamera fixed focus , Tidak ada dukungan lampu flash, QVGA@15fps sehingga hasil jepretan foto biasa malah kadang jelek. Hasil rekam video pun demikian.
Banyak bagian dari si mini yang belum saya jelajah, mungkin pelan-pelan sambil jalan. Paling tidak sekarang saya sudah sedikit beradaptasi dengan Samsung Galaxy Mini saya yang banyak memberikan pengalaman menggunakan smrtphone Android yang tidak biasa.(Nuriz)
Komentar Terbaru